Kalo ga di depan komputer buat online, biasanya ak ngabisin waktu muter", kadang sendirian, kadang ngajak temen. Muter" di sini maksutna naik motor ngelilingin Purwokerto gitu, he.
Kebosanan ak lampiaskan sekarang dengan main twitter, yang udah lama ak bikin buat ngegantiin Facebook yang udah mulai dibosenin masyarakat [sepertinya]. Kegiatan lain paling denger mp3, ada satu cerita ketika ak kembali buka majalah Rolling Stone edisi Juni kemarin, ak berfikiran dalam hati, "Pokoknya Ak harus dapetin album Lantai Merah serta Nowhere to Go." Dua album dari Monkey to Millionaire dan Endah n' Rhesa disimpulkan untuk menjadi album-recommended pokoknya, sehingga ak bisa bilang gitu.
Album yang pertama ak sebutin di-download berkat bantuan tante Irene, ak nitip gitu sekitar bulan Sept/Okt kmaren. Album Nowhere to Go ak dapetin secara download sendiri. Keduanya mendapat respon positif juga dari ak. Ketika berbicara soal MtM, pronunciation mereka in English emang bagus, ak kenal mereka sejak Rules and Policy ada di album kompilasi LA Lights Indiefest 2. Namun album ini memberikan warna baru dengan kombinasi musik a'la The Strokes meets Weezer jaman dulu, asik! Dan kagumnya, ini debut album mereka...

Lantai Merah
Kalo Endah n' Rhesa bermain dalam full acoustic. Nama mereka udah berkibar di negara" tetangga karena emang jenius dalam meng-create lagu, kebanyakan bernuansa folk dan jazz. Seperti kata mas Hasief dalam review di Rolling Stone Indonesia, album ini membuat kita tidak mau pergi kemana", bikin betah dan enak didengerin. Dan lagi", sang vokalis sekaligus gitaris Endah Widiastuti berhasil mengucapkan kata" berbahasa Inggris dengan cukup baik, layak go internasional.

Endah n' Rhesa
Pokoknya, ak berfikiran kalo Indonesia punya band yang oke" seperti MtM, Endah n' Rhesa, atau The S.I.G.I.T yang semuanya menyanyikan lagunya dengan bahasa inggris. Yang paling menakjubkan lagi adalah The S.I.G.I.T yang menelurkan album lewat record label FFWD, dan merekapun memixing albumnya di Australia, sehingga mudah untuk menciptakan fanbase atau yg lebih dikenal dengan 'Insurgent Army' di Perth dan kota" lain di Aussey. Bahkan mereka juga udah konser di Hongkong dan USA buat promosiin album EP kedua yang berjudul Hertz Dyslexia. Intinya sih kita bisa go internasional dengan musik" beragam yang ditawarkan; MtM dengan Alternative rock rapi-nya, Endah n' Rhesa dengan balladnya serta The S.I.G.I.T melalui garage rock yang tidak sopan namun menghasilkan tentunya.
Those are great. Mereka jarang terlihat di layar televisi, kurang didenger di jalur mainstrem [yg didominasi lagu menye"], namun nampaknya negeri orang adalah sasaran mereka. Oiya, MtM sempet muncul di Global kemaren", ak suka, namun saluran Global di UHF Purwokerto lagi HANCUR, dem!!!!
Sebenarnya ada lagi duo Santamonica dari Indonesia serta Zee Avi dari Malaysia yang ingin ak resensikan, namun sepertinya malam sudah memanggilku untuk tidur.

The S.I.G.I.T albums
Oiya, ak ga menyediakan link download untuk album" yang ak sebut di-atas. Meski ak punya semua album itu, namun awal tahun depan Insya Alloh ak bakal beli CD" itu [peace, guyz] :)
Salam Musik^^
***
Their Myspace:
-MtM: http://www.myspace.com/monkeytomillionaire
-Endah n' Rhesa: http://www.myspace.com/endahnrhesa
-The S.I.G.I.T:http://www.myspace.com/thesigit











